RSS

Adaptasi lingkungan belajar baru

08 Okt

Kehidupan di kampus hampir berbeda 180 derajat dengan kehidupan sekolah selama 12 tahun terakhir yang pernah saya alami sebelumnya. Well…mungkin sebagai mahasiswa baru, sayabisa dibilang masih agak “kaget” dengan sistem belajar yang ada di universitas. Banyak sekali perbedaannya. Sebelum saya masih pada masa-masa ujian masuk perguruan tinggiibu saya sering bilang seperti ini pada saya, “kehidupan kampus itu berbeda banget lho, kalau kamu di sekolah hampir seluruh jam full belajar di kelas, di kampus justru sebaliknya, belajarnya cuman kayak les, cuma beberapa jam doang, tapi justru di situ letak tantangan kamu di kampus nanti. Malah nanti kamu ada hari di mana kamu mesti nunggu berjam-jam cuma buat nunggu kuliah, karena jadwal kuliah itu banyak jedanya” Ya, perkataan ibu saya tersebut memang benar adanya. Dan sekarang, saya benar-benar mesti adaptasi dengan lingkungan baru yang sangat berbeda ini.

Bagian perkataan ibu saya yang saya rasakan sekarang pertama kali adalah….jam belajar yang cuman beberapa jam, banyak jedanya pula. Memang benar, jadwal kuliah per harinya kalau ditotal rata-rata, tidak sampai 4 jam per hari. kedua adalah menunggu berjam-jam hanya untuk menunggu jam kuliah. Untuk semester pertama ini, saya mempunyai jadwal di mana, hal itu benar-benar terjadi: menunggu berjam-jam demi kuliah. Tepatnya hari Rabu. Di hari rabu ini, jadwal kuliah saya yang pertama selesai jam 09.40 Sedangkan yang kedua, mulai jam 4 sore. Ada jeda 6 jam antar kuliah ini. Terakhir adalah kata-katanya yang menyebutkan kalau jam kuliah itu justru tantangan di kehidupan kuliah. Ya, karena kuliah ternyata student-centered, tergantung pada mahasiswanya mengatur sendiri bagaimana caranya belajar dengan tidak hanya mengandalkan jam kuliah yang cuman beberapa itu. Mesti cari bahan lain, tidak bisa dari kuliah itu sendiri. dan juga bagian dari tantangan ini adalah tugas. Per minggunya sendiri bisa sampai 3-4 tugas yang harus dikerjakan. Well..kalo diperhatikan, semua yang saya sebut dengan tantangan itu bagian dari SKS (Sistem kredit semester). Dimana pembagian 1 SKS itu dibagi jadi 3 bagian: 50 menit per minggu untuk kuliah, pengerjaan tugas, dan belajar mandiri.

Selain itu, hal-hal penting yang saya dapatkan di kehidupan kampus adalah betapa pentingnya manajemen waktu (dan manajemen stress) supaya tidak “keteteran” menghadapi banyaknya tuntutan-tuntutan yang datang, kapan saja. Tidak banyak yang bisa saya tulis sebenarnya untuk post ini. Semoga saya bisa mengambil perkataan ibu saya itu dan pengalaman-pengalaman awal supaya bisa menjalani dan adaptasi lingkungan belajar yang baru dan berbeda di kampus.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Oktober 8, 2011 in Uncategorized

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s